Hakordia 2025, Bupati Kudus: Komitmen Antikorupsi Bukan Sekadar Slogan
Muhamad Fatkhul Huda
Selasa, 9 Desember 2025 17:43:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Bupati Kudus, Samani Intakoris menegaskan pentingnya integritas aparatur dalam memberikan pelayanan publik tanpa praktik korupsi maupun pungutan liar (pungli).
Itu disampaikan saat peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) dan Gelar Pengawasan Daerah yang digelar di Pendapa Kabupaten Kudus, Selasa (9/12/2025).
Dalam arahannya, Samani menekankan pada seluruh perangkat daerah harus menjauhi perilaku melanggar aturan, termasuk korupsi dan pungli.
”Kita selalu diingatkan jangan melakukan korupsi, pungli, atau perbuatan yang melanggar aturan. Perangkat daerah di Kudus harus melayani masyarakat tanpa korupsi dan pungli,” tegasnya, Selasa (9/12/2025).
Berdasarkan data Inspektorat Kudus, memang masih terdapat temuan-temuan atas pelanggaran. Menurutnya, temuan itu biasanya terjadi akibat kesalahan dalam beberapa hal seperti kelebihan harga, kekurangan volume, maupun kesalahan administrasi dan spesifikasi.
Meski demikian, sebagian besar telah ditindaklanjuti melalui pengembalian. Samani menekankan, komitmen antikorupsi harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar slogan.
”Jangan sampai ada yang mengulang seperti tahun sebelumnya. Kita sudah diingatkan, maka jadikan ini pelajaran bersama,” tegasnya.
Jujur Laporkan LHKPN...
- 1
- 2



