Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Seorang pria lanjut usia atau lansia, ditemukan meninggal dunia di bibir Sungai Simangu, Dukuh Simangu, Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Selasa (16/12/2025). Korban diketahui bernama Sabar Latif (78) yang merupakan warga setempat.

Kapolsek Jati AKP Hadi Noor Cahyo menjelaskan, korban pertama kali dicurigai hilang setelah tidak melaksanakan azan zuhur di Musala Baitul Rohim, dekat rumahnya. Mengingat, korban memang selalu azan setiap waktu salat tiba.  

Di saat yang bersamaan, beberapa warga ada yang mengetahui jika korban sempat keluar rumah dengan mengendarai sepeda. Karena itu, warga kemudian melakukan pencarian ke sejumlah titik.

”Karena korban tidak terlihat sejak siang, warga bersama saksi melakukan pencarian hingga ke sekitar makam Simangu. Sekitar pukul 13.15 WIB korban ditemukan sudah meninggal dunia dan tersangkut di pohon di bibir Sungai Simangu, dekat Musala Baitul Muttaqin,” jelasnya.

Saksi yang menemukan korban langsung melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa dan Bhabinkamtibmas Desa Pasuruhan Kidul yang kemudian diteruskan ke Polsek Jati.

Petugas Polsek Jati bersama unsur Polres Kudus langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan luar jenazah dilakukan oleh dokter UPTD Puskesmas Jati.

”Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Korban diperkirakan meninggal dunia sekitar dua jam sebelum ditemukan. Terdapat lecet di bagian atas hidung yang diduga akibat terjatuh,” ungkap Kapolsek.

Selain itu, pihak keluarga menyampaikan, korban memiliki riwayat penyakit vertigo. Atas dasar tersebut, keluarga menyatakan menolak dilakukan otopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Editor: Cholis Anwar

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler