Update Terbaru, Kasus Pemuda Tubanan Jepara Meninggal di Sawah
Faqih Mansur Hidayat
Senin, 15 Desember 2025 15:02:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara - Satreskrim Polres Jepara, Jawa Tengah (Jateng) terus berupaya mengungkap kasus kematian pemuda Tubanan yang meninggal di sawah Desa Tubanan, Kecamatan Kembang.
Sembari menunggu hasil autopsi dari Bidlabfor Polda Jateng keluar, Satreskrim Polres Jepara, AKP M Faizal Wildan Umar Rela terus melakukan pendalaman terkait kasus kematian Axsyal Rendy Saputra (24), pemuda Tubanan itu. Sejauh ini, ada sepuluh orang yang dimintai keterangan atau klarifikasi.
Mereka adalah dua perempuan yang mengontrak di rumah itu, dua teman Rendy dan dua tetangga yang pertama kali menemukan mayat Rendy di sawah Desa Tubanan. Selain itu, penyidik juga sudah memintai keterangan terhadap empat orang dari keluarga intin Rendy.
"Total ada sepuluh orang yang kami klarifikasi," sebut AKP Wildan, Senin (15/12/2025).
Selain melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang, lanjut AKP Wildan, penyidik juga mengirimkan sampel kuku dari orang dekat Rendy kepada Polda Jateng. Tujuannya untuk mengidentifikasi jejak-jejak kematian Rendy.
"Kemarin kami sudah kirim sampel kuku orang dekat almarhum," kata AKP Wildan.
Sampai saat ini, penyidik belum mendapatkan alat bukti baru dalam kasus pemuda Tubanan yang ditemukan meninggak dunia itu. Pihaknya pun masih menunggu hasil uji laboratorium forensik dan inafis terkait bukti-bukti yang sebelumnya telah dikumpulkan di tempat kejadian perkara (TKP).
"Sebagaimana harapan masyarakat terkait pengungkapan kasus ini, kami juga masih menunggu hasil uji laboratorium. Karena sampai sekarang belum keluar," imbuh AKP Wildan.
Di Sawah...
Baca Juga



