Rayakan Tasis ke-491, Menara Kudus Teguhkan Nilai Warisan Sunan Kudus
Muhamad Fatkhul Huda
Rabu, 7 Januari 2026 23:58:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Masjid Al-Aqsha Menara Kudus merayakan hari jadinya yang ke-491 tahun pada Rabu (7/1/2026).
Perayaan yang bertepatan dengan tahun 1447 Hijriah ini digelar melalui prosesi Tembayatan Tasis di Gedung Menara Kudus dengan mengusung tema besar ”Menyebarkan Energi Peradaban Auliya”.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni sejarah, melainkan momentum peneguhan nilai-nilai warisan Kanjeng Sunan Kudus yang tetap relevan sebagai penata laku sosial dan spiritual masyarakat modern.
Ketua Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK), KH Muchammad Fatchan menegaskan, Tasis Masjid Al-Aqsha bukan diperingati tapi dirayakan.
Menurutnya, perayaan memiliki makna kebersamaan yang hidup, penuh keguyuban, tawa, dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
”Tembayatan adalah taawun, wujud saling menolong dan kebersamaan. Ini bukan sekadar seremoni, tetapi simbol kesatuan batin masyarakat Kudus. Di sini bertemu doa dan ilmu para ulama, kebijaksanaan umara, gotong royong masyarakat, serta keluhuran tradisi dan warisan Kanjeng Sunan Kudus,” ungkapnya, Rabu (7/1/2026).
Ia menambahkan, Masjid Menara Kudus tidak hanya menjadi simbol arsitektur dan pusat peribadahan, tetapi juga pusat gerakan sosial yang menebarkan semangat peradaban ke seluruh sendi kehidupan.
Menara Kudus dipandang sebagai pusat inspirasi dan keberlanjutan peradaban, tempat nilai luhur dan praktik kebudayaan berpadu menjadi energi hidup yang menuntun laku spiritual dan budaya masyarakat.
Tema Tasis...
- 1
- 2



