Longsor Colo: Bus Parkir di Bakalan Krapyak, Peziarah Dilangsir
Muhamad Fatkhul Huda
Sabtu, 10 Januari 2026 20:24:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus - Longsor yang terjadi di ruas jalan depan Portal Colo membuat akses wisata religi ke Makam Sunan Muria terganggu. Seluruh bus rombongan ziarah Makam Sunan Muria nantinya diparkirkan di Terminal Bakalan Krapyak Kaliwungu Kudus.
Plh Kepala Disbudpar, Teguh Riyanto mengatakan, wisata religi ziarah Makam Sunan Muria masih dibuka. Akan tetapi dalam pelaksanaan dilakukan secara seksama dan penuh kehati-hatian.
”Alhamdulillah, nanti dibantu dari Dishub dan Organda. Jadi bus rombongan ziarah diparkirkan di Terminal Bakalan Krapyak Kudus. Setelah itu para peziarah dibawa menuju ke Colo menggunakan shuttle dari Dishub dan Organda,” jelasnya, usai rakor, Sabtu (10/1/2026).
Maka dari itu, Teguh mengimbau kepada petugas Terminal Bakalan Krapyak maupun Colo senantiasa menjalin koordinasi untuk memastikan kelancaran dan keamanan skema tersebut.
Selain masalah teknis pengantaran rombongan ziarah ke Colo, rakor juga membahas mengenai upaya kajian dari Balai Pengelola Jalan PU Provinsi Jawa Tengah.
Balai Pengelola Jalan sesegera mungkin melakukan kajian agar memgetahui kondisi badan jalan yang tersisa masih baik atau tidak.
Dengan kajian itu, dapat diketahui kebutuhan pengalihan arus yang akan diterapkan.
Rambu Jalan...
Sementara itu, Kasatlantas Polres Kudus, AKP Royke Noldy Darean mengutarakan pemasangan rambu peringatan segera diselesaikan untuk memastikan masyarakat memahami kondisi jalan menuju Colo yang sementara waktu ditutup.
Satlantas Polres Kudus melihat kemungkinan ruas jalan yang diakses dengan nyaman hanya melakui jalur ya g sekarang longsor maka, rekomendasi disodorkan berupa penerapan parkir bus di Terminal Bakalan Krapyak.
”Pemasangan rambu-rambu di area longsor dilakukan untuk memberikan peringatan kepada pengendara, jalan ditutup sementara,” sebutnya.
Ia masih menunggu, hasil kajian dari Balai Jalan Provinsi mengenai kelayakan bus di atas 30 seat ke atas melintas di ruas jalan itu. Sementara waktu, akses jalan masih ditutup hingga hasil kajian dikeluarkan.
Rapat koordinasi digelar pada Sabtu (10/1/2026) melibatkan Disbudpar, Dishub, Balai Pengelola Jalan Provinsi Jateng, Polres Kudus, dan institusi terkait.
Editor: Supriyadi



