Viral MBG Porsi Irit di Kudus, SPPG Beri Klarifikasi
Muhamad Fatkhul Huda
Selasa, 27 Januari 2026 14:57:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Pengelola SPPG Kedungdowo 1, Nanik Faizah memberikan klarifikasi terkait viralnya porsi menu MBG yang dinilai irit di SDN 1 Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Ia menjelaskan, porsi menu MBG yang disalurkan pada sasarannya, termasuk di SDN 1 Kedungdowo sudah mendapat persetujuan Ahli Gizi SPPG. Menu tersebut dinilai sudah memenuhi standar gizi bagi penerima manfaat.
”Kemarin sudah disetujui oleh Ahli Gizi untuk menu MBG tersebut artinya secara standar gizi memenuhi,” terangnya, Selasa (27/1/2026).
Ia merincikan, dalam seporsi MBG yang disalurkan itu, terdapat kecukupan angka gizi sesuai standar BGN.
Di mana, pada satu porsi itu mencakup zat gizi berupa kandungan energi 581,31 kkal, karbohidrat 44,44 kkal, protein 16,59 kkal, lemak 39,13 kkal, serat 1,35 kkal. Angka gizi tersebut diberikan dalam skala kecil untuk anak TK sampai SD kelas 3.
Sementara untuk MBG yang disalurkan dalam porsi besar memiliki kandungan gizi meliputi energi 639,16 kkal, karbohidrat 51 kkal, protein 20,34 kkal, lemak 41,34 kkal, dan serat 1,53 kkal. Porsi ini disalurkan bagi anak-anak SD kelas 4 hingga SMA.
Ia menjelaskan, kemungkinan perdebatan itu muncul karena secara kuantitas dan tampilan makanan yang disalurkan terlihat sedikit. Namun, secara kebutuhan gizi sebenarnya sudah tercukupi.
”Mungkin karena belum familiar makanan potato wedges itu jadi ada perdebatan, apalagi tanpa nasi. Tapi kami pastikan ini sudah sesuai nilai gizinya,” jelasnya.
Terbuka...
- 1
- 2



