Bocah SD di Grobogan Trauma Usai Dua Pekan Keracunan MBG
Saiful Anwar
Senin, 26 Januari 2026 18:33:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Bocah SD di Ngroto, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah harus absen dua pekan gegara keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Setelah kembali masuk sekolah, ia pun trauma dan tak mau menerima MBG.
Bocah itu yakni L, siswa SD yang dijenguk Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang beberapa waktu lalu.
Ia baru kembali masuk sekolah pada Senin (26/1/2026) hari ini. Namun, ia telah trauma dengan menu MBG.
”Kalau makanan basah MBG gak mau, tapi snack-nya masih mau,” ujar Auliya, kakak korban.
Korban merupakan salah satu korban keracunan MBG dengan durasi paling lama. Ia tercatat lebih dari dua pekan tak masuk sekolah.
Peristiwa keracunan itu sendiri berlangsung pada Jumat (9/1/2026) lalu. Korban mulai merasa mual pada malam harinya dan makin parah pada keesokan harinya.
”Adik telat saya bawa ke RS. Awalnya saya kira mual biasa, saya belikan obat, ternyata tidak sembuh. Terus ada berita keracunan, baru saya bawa ke RS,” katanya.
Dibawa ke RS...
- 1
- 2



