Bocah SD di Grobogan Trauma Usai Dua Pekan Keracunan MBG
Saiful Anwar
Senin, 26 Januari 2026 18:33:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Korban kemudian dibawa ke RSUD Ki Ageng Getas Pendowo Gubug. Setelah beberapa hari dirawat, ia pun pulang pada Jumat (16/1/2026).
Namun, ternyata bocah SD itu belum benar-benar sembuh. Keesokan harinya, ia dilarikan sang kakak ke RS PKU Gubug.
Empat hari dirawat, ia lalu dibawa pulang. Namun lagi-lagi bocah itu belum sembuh total.
”Siang panas, malam adem. Begitu terus. Baru sembuh hari Jumat (23/1/2026) kemarin, tapi saya minta sekalian berangkat Senin hari ini,” imbuhnya.
Seperti diberitakan, sebanyak 804 orang keracunan MBG. Dari jumlah itu, 116 di antaranya harus dirawat di RS dan puskesmas.
Belakangan diketahui, keracunan itu disebabkan menu MBG tercemar bakteri E Coli.
Editor: Cholis Anwar



