Namun, kondisi mereka memburuk hingga sejumlah siswa pingsan. Pihak sekolah kemudian mengobservasi para siswa diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus itu.
”Iya diduga keracunan (menu) MBG hari sebelumnya. Dampaknya baru terasa hari ini. Tapi memang sudah muncul gejalanya saat di rumah,” katanya Kamis.
Murianews, Kudus – Sampel menu MBG yang diduga menyebabkan keracunan ratusan siswa SMA 2 Kudus telah dibawa ke BPOM Semarang. Hasilnya, diperkirakan akan keluar sepekan lagi.
Hal tersebut dikonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Kudus (DKK Kudus) pada Murianews.com, Senin (2/2/2026) kemarin via sambungan telepon.
”Sudah, sampel yang dikirim itu muntahannya dan satu set menu MBG yang diduga menyebabkan keracunan itu,” ujarnya.
Hakam merincikan, satu set menu MBG tersebut berisi Nasi, kuah soto, sayur mayur, ayam suwir, tempe dan sambal.
”Kan memang yang simpang siur di lapangan itu bilangnya yang buat keracunan itu ayamnya, sambalnya, jadi kami ambil sampelnya semua,” tambah Hakam.
Terkait waktu pengujian, Hakam menyebut setidaknya hasil uji lab akan keluar sepekan lagi.
”Kita tunggu saja bagaimana nanti,” tuturnya.
Sudah pulang...
Pihak DKK sendiri, sambung Hakam, memastikan seluruh siswa diduga keracunan MBG SMA 2 Kudus yang sempat dirawat sudah pulang.
”Pagi tadi masih ada tiga, namun informasi terbaru sudah bisa pulang semua. Dua sudah di-visit dokternya, satu lagi sepertinya hari ini sudah bisa pulang,” tutupnya.
Puluhan siswa SMA 2 Kudus diduga keracunan MBG pada Kamis (29/1/2026). Penyebabnya adalah menu MBG yang disajikan pada Rabu (28/1/2026).
Kronologi puluhan siswa keracunan MBG di Kudus ini pun diungkap oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Kudus atau DKK Kudus dr Mustiko Wibowo.
Dalam keterangannya, para siswa diduga keracunan MBG di Kudus ini diketahui sudah merasakan pusing dan diare sejak dari rumah akibat mengkonsumsi menu MBG kemarin.
Meski demikian,siswa SMA 2 Kudus tetap memaksakan diri berangkat sekolah pada Kamis (29/1/2026).
Menu hari sebelumnya...
Namun, kondisi mereka memburuk hingga sejumlah siswa pingsan. Pihak sekolah kemudian mengobservasi para siswa diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus itu.
”Iya diduga keracunan (menu) MBG hari sebelumnya. Dampaknya baru terasa hari ini. Tapi memang sudah muncul gejalanya saat di rumah,” katanya Kamis.
Editor: Anggara Jiwandhana