Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

 

Pihaknya terus meningkatkan kolaborasi dengan lintas sektora untuk menganalisa penyebab-penyebab stunting di beberapa kasus. Dengan tujuan agar mampu menelurkan solusi nyata untuk mengentaskan persoalan stunting di Kudus.

Endhah turut menyebutkan, saat ini di Kabupaten Kudus sudah membuka kedai balita di sembilan kecamatan. Kedai balita tersebut menjadi layanan terpadu untuk pemenuhan gizi mulai dari segi penyediaan asupan makanan hingga pengecekan pertumbuhan anak.

Meskipun saat ini dinilai belum optimalkan, ia tetap optimistis mampu meningkatkannya ke depan. Melalui pelatihan-pelatihan untuk pengelola, inovasi menu, dan pengolahan makanan bergizi diharapkan menjadi penunjang.

Selain itu, posyandu-posyandu juga dikerahkan agar memberikan andil dalam upaya penanganan stunting.

Pemkab juga akan bekerjasama dengan RSUD dr Loekmono Hadi Kudus untuk turun ke sekolah-sekolah. Kesempatan ini digunakan untuk memberikan edukasi kepada remaja-remaja agar mempersiapkan diri sebelum memiliki anak.

”Selain itu kita juga harus bisa mengawali pencegahan stunting dari ibunya, kita pastikan ibunya sehat, hamil dirumati bener-bener,” pungkasnya.

Editor: Anggara Jiwandhana

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News