Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Pemkab Kudus menyodorkan 79 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk menjadi petugas Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih.

Langkah ini sebagai tindaklanjut arahan dari BKN dan kementerian yang meminta daerah untuk menempatkan PPPK di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Kepala BKPSDM Kudus, Tukus Tri Yatmiko mengatakan, permintaan penugasan PPPK di KDKMP sebagai salah satu upaya mendukung suksesnya program nasional tersebut.

Tulus menyebutkan, pemerintah pusat meminta pada daerah paling banyak 3 PPPK untuk ditugaskan di setiap KDKMP. 

”Kita sudah menyiapkan PPPK penuh waktu maupun paruh waktu yang sesuai kualifikasi, sudah diserahkan ke Disnaker dan meminta persetujuan ke bupati. Sebanyak 79 nama dari 132 desa, yang terdata SiASN baru itu. Sementara tahap awal ini 79 orang, masih berproses di BKN, satu desa satu,” terangnya, Senin (30/3/2026). 

Tulus membeberkan, mengenai kualifikasi yang diminta yakni, PPPK yang memiliki pendidikan minimal D3. Pegawai tersebut juga bukan merupakan tenaga kesehatan maupun tenaga pendidikan. 

Lokasi KDKMP yang menjadi sasaran penempatan menyesuaikan dengan domisili masing-masing PPPK. Syahdan, tugas PPPK di KDKMP antara lain sebagai pendamping manajer, bagian keuangan, bagian logistik atau pergudangan. 

Persetujuan Koperasi...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler