Dinkes Catat 31 Warga Kudus Positif Campak, Bahaya?
Muhamad Fatkhul Huda
Kamis, 2 April 2026 16:31:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus mendapati sebanyak 31 orang terdeteksi positif campak. Data tersebut ditarik dari 464 sampel yang dikirim ke laboratorium di Yogyakarta dari sejumlah rumah sakit di Kudus.
Meski demikian, Sekretaris Dinas Kesehatan Kudua, Nuryanto menegaskan, kasus campak di kudus masih aman terkendali. Ia membeberkan, hingga kini tidak ada kasus kematian akibat penyakit tersebut di Kudus.
”Untuk Kudus masih aman. Memang ada kasus, tetapi tidak ada kematian akibat campak,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Sebagai langkah penanganan, Dinas Kesehatan terus mengintensifkan berbagai upaya pencegahan. Di antaranya adalah edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya imunisasi campak, terutama bagi bayi.
Imunisasi ini merupakan bagian dari program pemerintah dan diberikan secara gratis kepada masyarakat.Sasaran utama imunisasi campak adalah bayi usia 12 hingga 14 bulan.
Pentingnya imunisasi...



