Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Balai Latihan Kerja atau BLK Kudus, Jawa Tengah bakal membuka 36 paket pelatihan keterampilan bagi masyarakat pada 2026 ini. Paket pelatihan tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) senilai Rp 2 miliar.

Pelatihan yang disiapkan mencakup berbagai bidang yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Mulai dari keterampilan tata boga, menjahit, hingga bidang industri kreatif seperti digital marketing, content creator, fotografi, dan pemrograman.

Dinas Ketenagakerjaan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnaker Perinkop UKM) Kudus menargetkan 576 peserta dari berbagai latar belakang. Masing-masing paket, rencananya diisi 16 peserta.

”Seluruh pelatihan ini tidak dipungut biaya. Masyarakat bisa mengikuti secara gratis karena dibiayai penuh dari DBHCHT,” ujar Kepala Disnaker Perinkop UKM Kudus, Catur Widiyatno.

Program ini terbuka luas bagi masyarakat, termasuk ibu rumah tangga, santri, penyandang disabilitas, hingga generasi muda. Pemerintah berharap pelatihan tersebut dapat menjadi sarana peningkatan kompetensi sekaligus membuka peluang usaha mandiri.

Pelaksanaan pelatihan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama telah dimulai sejak 31 Maret hingga 24 April 2026 dengan enam jenis pelatihan, yakni make up, pembuatan roti, tata boga, menjahit pakaian, serta perbengkelan mobil dan motor.

”Sementara tahap kedua akan difokuskan pada pelatihan sektor industri kreatif,” jelasnya.

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini