Pelaku Curanmor ”Welut Putih” Dawe Kudus Sempat Sembunyi di Hutan
Muhamad Fatkhul Huda
Rabu, 15 April 2026 16:19:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Petugas Satreskrim Polres Kudus berhasil menangkap FA (25) pelaku pencurian motor (curanmor) yang menggegerkan wilayah Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (14/4/2026).
Polisi berhasil menangkap FA (25) saat berada di rumah orang tuanya, Dusun Bakaran, Desa Piji, Kecamatan Dawe. Ia sebelumnya berhasil lolos dari kejaran hingga dijuluki warga ”welut putih”.
Plt Kasatreskrim Polres Kudus AKP Kanzi Fathan saat mendampingi Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo dalam konferensi pers, Rabu (15/4/2026) mengungkapkan sulitnya proses penangkapa pelaku.
Kanzi menyebut, sulitnya medan tempat persembunyian pelaku cukup merepotkan petugas. Bahkan, polisi terpaksa menerjunkan unit K9 untuk melakukan pelacakan.
Ia menyebut, pelaku sempat bersembunyi di kawasan hutan selama beberapa hari untuk menghindari kejaran polisi. Selama pelariannya, pelaku bersembunyi di area terpencil, termasuk di kebun tebu, hingga kawasan hutan.
Keberadaannya sempat terdeteksi berpindah-pindah tempat, dari Pati hingga Jepara sebelum akhirnya ditangkap. Namun, akhirnya pelaku yang sudah lima kali melakukan aksi pencurian motor itu tertangkap.
”Pelaku bersembunyi di kebun tebu dan hutan selama beberapa hari. Ini yang membuat proses pencarian membutuhkan waktu cukup lama. Pelaku sangat memahami medan,” ujarnya.
- 1
- 2



