Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Aksi premanisme oleh oknum ormas pada seorang pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mendapatkan sorotan tajam. Bupati Kudus, Samani Intakoris buka suara terhadap aksi dugaan pemerasan itu.

Samani mengecam keras aksi tersebut, menurutnya tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan. Kesalahan itu akan membawa mereka ke depan aparat penegak hukum.

”Kalau pemerasan PKL, siapapun yang berbuat tidak benar pasti akan berurusan dengan APH. Jadi punya dukungan apapun, siapapun yang bersalah ya pasti ada konsep wajibnya berhubungan dengan APH atau pihak wajib,” terangnya, Jumat (17/4/2026).

Samani menegaskan tidak ada ruang bagi premanisme di Kabupaten Kudus. Seluruh masyarakat, termasuk PKL dapat melaporkan tindakan yang mengarah pada premanisme ke laman Wadul K1 dan K2.

Ia turut berterima kasih kepada jajaran kepolisian yang telah melakukan penanganan dan pengamanan pada kasus yang terjadi beberapa waktu lalu.

”Di lapangan itu kan sangat kompleks sekali ya situasi dan kondisinya. Jangan lagi ada pemerasan, karena ekonomi kita lagi kurang baik-baik saja, kami pun sebagai bupati memberikan ruang untuk teman-teman UMKM, PKL yang ada Kabupaten Kudus,” ungkapnya

Selain berpesan untuk senantiasa menyampaikan aduan terkait adanya tindakan kurang mengenakkan, Samani juga berpesan kepada PKL agar terus memperhatikan aspek kesehatan dan higienitas makanan.

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler