Kisah Mahasiswa UMK Kudus Bawa Ikan Lele Tembus Pasar Internasional
Muhamad Fatkhul Huda
Senin, 20 April 2026 17:49:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Siapa sangka ikan lele yang dianggap hanya dapat menjadi makanan warung pinggir jalan, ternyata mampu menembus pasar internasional.
Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muria Kudus (UMK), Muhammad Arif Abidin menjadi salah satu yang berhasil melakukannya.
Pengembangan produk perikanan inovatif yang dilakukannya melalui Kewirausahaan Mahasiswa UMK telah berhasil menembus pasar-pasar luar negeri. Salah satunya dikirim ke Serawak, Malaysia.
Melalui produk Lele Premium Borneo, Arif menunjukkan mahasiswa tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga mampu menciptakan usaha berdaya saing global.
Keberhasilan itu tidak datang secara instan. Arif mengaku banyak mendapat bekal dari Program Wirausaha Merdeka serta pembelajaran manajemen pemasaran selama kuliah.
Berangkat dari business plan yang disusun sejak dini, ia mampu mengembangkan usaha secara bertahap hingga mencapai pasar ekspor.
”Inovasi dan keberanian mencoba menjadi kunci. Ilmu dari kampus sangat membantu saat diterapkan langsung di lapangan,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
- 1
- 2



