Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Aksi pencurian terjadi di SMP Negeri 3 Satu Atap atau SMP 3 Satap Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Satu paket alat musik gamelan di sekolah tersebut raib.

Kepala SMP 3 Satap Undaan Kudus Sri Yulia Permanasari mengatakan, kasus pencurian itu baru diketahui pihak sekolah Senin (18/5/2026).

Sekolah baru mengetahui alat musik gamelan itu hilang ketika para siswa hendak berlatih pada Senin pagi di ruang karawitan, tempat gamelan disimpan.

”Tadi anak-anak mau berlatih, saat masuk ruangan, pelatihnya tiba-tiba menemui saya. Terus saya disuruh datang ke ruangan karawitan, sampai di sana alat-alatnya sudah hilang,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Ia menyebutkan, alat musik gamelan yang hilang terdiri dari berbagai jenis. Yulia memperkirakan sekitar 50 unit alat dibawa kabur oleh pencuri.

Sekolah meyakini hilangnya gamelan ini karena aksi pencurian. Para pelaku diduga membawa kabur alat musik tradisional Jawa itu dari jendela bagian belakang.

”Jendelanya dibobol, dirusak, itu kan ada tralisnya, ada kacanya diambil. Jadi kita curiganya memang diambil lewat belakang, karena belakang itu kan langsung kebun jati itu, pohon pohon jati,” terangnya.

Aset Desa Wonosoco... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler