Sutimah Guru SD Kudus Pilih Laju 75 KM Sehari-hari Demi Tugas-Keluarga
Muhamad Fatkhul Huda
Senin, 18 Mei 2026 16:51:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Sutimah guru SD Kudus (48) warga Desa Kadipaten, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali ini memilih untuk menempuh jarak 75 kilometer per harinya demi mengajar dan menjadi guru di SD Negeri 7 Getasrabi, Gebog Kudus.
Jalan hidup yang Sutimah Guru SD Kudus pilih ini, sudah dilaluinya sejak tahun 2011 silam. Alasannya adalah karena menjadi guru merupakan sebuah impiannya.
Beranjak dari latar belakang keluarga biasa saja, seorang petani di desa, Sutimah berharap dapat mengabdi kepada masyarakat melalui mengajar. Seperti menjadi guru SD.
Sebelum menjadi guru SD berstatus ASN di Kudus, ia merupakan guru wiyata bakti di sekolah kampungnya sendiri sejak 2004. Kemudian, pada tahun 2011, Sutimah diterima sebagai PNS di Kudus.
”Saya itu dulu wiyata bakti di desa sendiri kurang lebih 6 tahunan. Sembari itu saya kuliah di UT, setelahnya saya mendaftar formasi Guru ASN, karena sudah benar-benar niat dan adanya di Kudus saya daftar,” katanya, Senin (18/5/2026).
Awal perjalanan...



