Empat Kerbau Kurban Ngamuk di Jalan, Polres Kudus Ingatkan Ini
Muhamad Fatkhul Huda
Kamis, 28 Mei 2026 15:51:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Dalam momentum Iduladha 1447 Hijriyah, umat muslim melaksakan kurban hewan mulai dari kambing, sapi, hingga kerbau. Selama dua hari penyembelihan, di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah sudah terjadi empat kali kerbau lepas dan mengamuk.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Waka Polres Kudus, Kompol Rendi Johan Prasetyo mengingatkan antisipasi lepasnya hewan kurban sebelum disembelih. Standar prosedural penyembelihan harus diperhatikan ulang.
”Ya sebenarnya panitia sudah mempersiapkan sebaik mungkin. Kejadian itu kan random saja dari sekian banyak masjid yang berkurban hanya beberapa, ada kesalahan sesaat. Evaluasi ke depan,” ungkapnya, Kamis (28/5/2026).
Menurutnya, panitia di setiap masjid maupun musala yang menyelenggarakan kurban harus mempersiapkan dengan optimal. Dengan demikian, hewan kurban tidak stres dan mengamuk saat akan disembelih.
Kompol Rendi juga menyampaikan, bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk mengevakuasi hewan kurban yang terlepas dan mengamuk bisa segera menghubungi Polres Kudus.
”Bisa menghubungi 110 atau ke aplikasi e-Polri. Polres Kudus selalu siap dan siaga untuk membantu menangani kerbau atau sapi yang lari tanpa kontrol, dari Polsek dan Samapta siap,” ungkapnya.
Seruduk Warga...
- 1
- 2



