Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Petugas kesehatan hewan (Pekeswan) menemukan cacing hati pada seekor kerbau kurban di Masjid Agung Kudus saat proses penyembelihan Iduladha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026).

Dokter Hewan UPTD Rumah Potong Hewan Kudus, drh Erman Satya Nugraha mengatakan, temuan tersebut diketahui saat petugas melakukan pemeriksaan jeroan hewan kurban setelah proses penyembelihan.

”Sejauh ini ditemukan cacing hati pada satu kerbau, tapi jeroannya sudah dipisah, dan organnya sudah dibuang,” ujarnya saat ditemui di lokasi penyembelihan.

Ia menjelaskan, cacing hati hanya ditemukan pada organ hati dan tidak memengaruhi kualitas daging lainnya. Dengan begitu, daging kerbau tetap dinyatakan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

”Daging tetap dibagi, karena memang tidak ada masalah, yang penting organ hatinya sudah dipisah,” katanya.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan hewan dilakukan sejak sebelum penyembelihan hingga proses pemeriksaan organ dalam setelah pemotongan.

Pemeriksaan awal dilakukan secara visual dan fisik guna memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan gejala penyakit menular.

”Dari sebelum dipotong juga dilakukan pemeriksaan fisik dan visual. Asal tidak ada tanda-tanda penyakit yang bisa menular ke manusia aman untuk dipotong,” jelasnya.

Aman Dikonsumdi... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler