Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Proyek pembangunan Gedung Kudus Sehat, Gedung baru RSUD Kudus atau RSUD dr Loekmono Hadi Kudus senilai Rp 91,4 miliar disoal sejumlah pihak.

Pasalnya, gedung baru RSUD Kudus yang digadang-gadang menjadi penunjang layanan kesehatan modern di Kudus tersebut belum mengantongi dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Sementara pengerjaannya kini sudah memasuki tahap konstruksi fisik.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Direktur RSUD Kudus Edi Susanto angkat bicara. Dalam sesi konferensi pers pada Senin (8/6/2026), pria yang akrab disapa Unang ini membenarkan status dokumen PBG proyek tersebut masih dalam tahapan pengurusan administrasi.

Saat ini manajemen rumah sakit tengah fokus merampungkan penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) selaku salah satu syarat mutlak untuk memicu keluarnya izin bangunan.

”Kami masih menyusun Amdal. Targetnya akhir Juni sudah selesai dan langsung diproses melalui OSS untuk mendapatkan PBG,” kata Unang.

Kejar target... 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler