Lomba Keluarga ASIK, Kolaborasi BLDF-Pemkab Kelola Sampah di Kudus
Muhamad Fatkhul Huda
Selasa, 9 Juni 2026 17:46:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Harapannya, melalui aksi ini dapat diproduksi ulang di berbagai daerah agar semangat mencintai lingkungan semakin mengudara.
Dalam kesempatan ini, BLDF juga meluncurkan peta digital berbasis Sistem Informasi Geografis titik penjemputan sampah di Kudus. Terdapat 525 titik strategis yang dapat dimanfaatkan untuk penjemputan sampah terutama organik.
BLDF menyediakan 10 armada untuk menjemput sampah yang terkumpul setiap harinya mulai dari yang terdekat hingga terjauh dari Pusat Pengelolaan Sampah Organik (PPO) Djarum. Dalam pelaksanaannya, 1 armada mampu mengangkut 70-120 tong sampah per hari dengan operasional pada pukul 07.00-15.00 WIB.
”Inovasi ini merupakan salah satu komitmen BLDF dalam penguatan digital, utamanya dalam mendukung visi Pemkab Kudus dalam mewujudkan Kudus yang lebih bersih, sejahtera, dan berkelanjutan. Hadirnya peta digital ini diharapakan mampu memudahkan masyarakat Kudus untuk menemukan titik-titik pengumpulan sampah, sehingga nantinya mendorong kebiasaan memilah sampah,” terangnya
Sementara itu, Bupati Kudus, Samani Intakoris memberikan apresiasi atas upaya BLDF yang terus mendukung Pemkab Kudus menjadikan kota ini asri dan berkelanjutan.
”Kegitan ini merupakan langkah kreatif yang patut dibanggakan, kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Kolaborasi dengan Djarum Foundation untuk melestarikan lingkungan di Kudus merupakan aksi yang tepat sasaran. Ini bukan sekedar menyebarluaskan pemahanan tapi juga membangun kesadaran terhadap upaya
menjaga lingkungan bagi seluruh masyarakat,” tegasnya
Ia menambahkan, apresiasi dalam Lomba Keluarga ASIK tidak hanya ditujukan bagi pemenang. Keberhasilan gerakan ini pun tidak terlepas dari peran semua ekosistem yang terus bekerja secara konsisten, mulai dari OPD tingkat desa dan kelurahan sebagai ujung tombak pembinaan masyarakat.
Optimis...
Baca Juga



