Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus meluncurkan tahapan Pemilihan Ketua Osis (Pilketos) 2026. Program ini digaungkan untuk meningkatkan indeks demokrasi di Kabupaten Kudus.

Ketua KPU Kudus, Ahmad Amir Faisol mengatakan, pilketos 2026 diikuti oleh 91 sekolah SMA sederajat. Pelaksanaan dilakukan secara serentak pada 16 September 2026.

”Pelaksanaan dilakukan serentak tapi untuk SMK karena mungkin ada magang atau praktik lapangan bisa menyesuaikan tidak wajib pada tanggal tersebut,” ujarnya, Senin (28/7/2026).

Ia menyebutkan, melalui program ini, KPU Kudus mendorong agar para pelajar mendapatkan pengalaman terkait partisipasi pemilu baik secara teknis maupun substansial. Menurutnya, para pelajar akan menjadi pemilih pemula pada tahun 2029 nanti. 

Karena itu, pemahaman mengenai demokrasi itu sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran serta keterbukaan para pelajar. Melalui pemahaman itu, Fasiol berharap indeks demokrasi semakin meningkat seiring dengan partisipasi aktif para pelajar. 

”Tentu kita menekan tentang indeks demokrasi dan partisipasi. Mereka juga mengetahui terkait teknis pelaksanaan pemilu melalui pilketos. Sehingga bisa semakin melek demokrasi,” ujarnya. 

Selain itu, ia juga senantiasa menekankan terkait money politic yang harus dihindari karena tidak sejalan dengan semangat demokrasi itu sendiri. 

Gen Z...

Faisol menyebutkan, terdapat peningkatan jumlah pemilih generasi z dan juga perempuan pada tahun mendatang. Hal tersebut perlu dicermati agar demokrasi tetap berjalan sesuai ketentuan. 

Program Pilketos 2026 merupakan role model baru di tingkat KPU Jawa Tengah. Ia menyebutkan, dalam beberapa waktu terakhir belum ada daerah yang menggelar acara serupa. 

”Menjadi role model di tingkat KPU Jateng, belum ada yang membuat acara seperti ini, pemilihan ketua osis serentak se Kab Kudus,” ungkapnya.

Ia turut berterimakasih kepada Pemkab Kudus yang memberikan ruang penuh untuk pembelajaran demokrasi bagi pelajar. Dukungan itu diperkuat dengan surat edaran tentang pilketos.

”Kerja sama yang baik disupport betul, bahkan dibuatkan surat edaranagar semua sekolah mengikutinya,” pungkasnya. 

Editor: Supriyadi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler