Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pemeriksaan didasarkan atas foto yang beredar di media sosial. Dalam foto itu terlihat M Mahfudz berpose bersama pengurus Paguyuban Mantan Petinggi Rembang (PMPR) yang mengenakan kaus bertuliskan #2020GantiBupati.

Ketua Bawaslu Rembang Totok Suparyanto dikutip menjelaskan, banyak pertanyaan dari masyarakat yang muncul terkait foto tersebut. Oleh karenanya, pihaknya langsung bergerak dengan melakukan pemeriksaan pihak-pihak terkait.

“Pak camat sendiri juga sudah kami mintai keterangan sebagai terlapor. Paguyuban Mantan Petinggi, sekcam, Satpol PP juga kami periksa sebagai saksi,” katanya dikuti dari nurfmrembang.com, Sabtu (22/8/2020).

Ia menjelaskan, foto itu diambil di dalam sebuah ruangan, dan foto diambil menggunakan HP salah satu tamu. Kemungkinan dari situ foto tersebut kemudian menyebar hingga ke media sosial.

“Mungkin saja foto yang ada di HP tamu itu beredar. Dan tindakan masyarakat jadi tanya Pak Camat itu sama Pak Sekcam ngapain kok foto bareng bahkan ada yang jempol,” kata Totok.

Dari hasil pemeriksaan menurutnya, tidak ditemukan unsur pelanggaran netralitas. Dari keterangan para saksi menurutnya, pose acungkan jempol dalam foto tersebut merupakan aksi spontanitas atas permintaan tamu dari PMPR.“Hari Jumat (21/8/2020) kami putuskan bahwa tidak terjadi dugaan pelanggaran netralitas profesi ASN,” paparnya.Pertemuan antara camat Pamotan dengan PMPR terjadi beberapa waktu lalu di ruang kerja camat Pamotan. Kala itu, PMPR mempertanyakan atas kondisi dicopotnya banner bertuliskan Tagar Ganti Bupati di sejumlah ruas jalan di wilayah Kecamatan Pamotan. Penulis: Ali MuntohaEditor: Ali MuntohaSumber: Nurfmrembang.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler