Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Ada beberapa hal yang dijadikan alasan terkait Praveen Jordan/Melati Daeva dicoret dari Pelatnas PBSI 2022. Setelah sebelumnya menjadi polemik, PBSI akhirnya menegaskan bahwa Praveen/Melati dicoret dari Pelatnas PBSI 2022.

Pelatih ganda campuran PBSI, Nova Widianto akhirnya angkat bicara dengan mengenai hal ini. Menurut Nova Widianto ada beberapa alasan jika akhirnya pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva dicoret dari Pelatnas PBSI 2022.

Pasangan juara All England 2020 itu dianggap tak memenuhi harapan selama satu tahun terakhir. Performa keduanya menurun drastis dan terus jadi sorotan di sepanjang 2021.

"Benar Praveen Jordan/Melati Daeva tak masuk pelatnas kali ini. Ada beberapa parameter yang kami gunakan untuk Pelatnas 2022 ini," kata Nova dalam jumpa pers virtual, Jumat (28/1/2022) seperti dilansir dari CNN Indonesia.

BACA JUGA: Praveen dan Melati Dipastikan Tetap Berpasangan Tahun Ini

"Pertama prestasi. Prestasi mereka satu dua tahun ini seperti apa, kedua usia, ketiga berapa lama mereka sudah di pelatnas, dan terakhir karakter," ucap Nova menjelaskan.

Setelah menjuarai All England 2020, penampilan Praveen/Melati anjlok. Tak ada gelar yang berhasil dicapai. Catatan terbaik keduanya runner up Thailand Open 2020 dan Hylo Open 2021.Alasan lainnya PBSI ingin melakukan regenerasi di ganda campuran. Hal ini terpaksa ditempuh demi mencapai target bisa meraih medali di Olimpiade 2024 Paris."Setelah All England hasilnya tidak memuaskan, dan kami di PBSI ingin ada regenerasi. Yang pasti satu dua tahun ini ganda campuran ini belum bisa menyumbang gelar," ucap Nova lagi.Kini setelah Praven/Melati dicoret, tumpuan utama PBSI meraih prestasi di sektor ganda campuran adalah pasangan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas dan Adnan Maulana/Mychelle Chrystine. Di luar itu ada juga beberapa pasangan muda lainnya yang baru saja lolos Seleknas.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber: CNN Indonesia 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler