Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Blora – Seorang sopir truk di Kabupaten Blora, Jawa Tengah jadi bulan-bulanan warga. Ia disangka sebagai seorang pelaku kejahatan, karena ugal-ugalan di jalan.

Peristiwa itu terekam dalam video dan viral di media sosial, salah satunya di akun bloraupdates. Video berdurasi 19 detik itu menggambarkan pengeroyokan massa terhadap sopir dan para penumpang truk bernopol H 1351 ME.

Disebutkan, peristiwa itu terjadi di Desa Ngangitan, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. Tampak dalam video, warga menggunakan bambu dan batu untuk melakukan pengeroyokan itu.

Sopir truk pun diseret dan dihajar massa. Beruntung saat kejadian ada petugas kepolisian di tempat sehinga sopir truk langsung diamankan.

Baca: Angka Stunting di Blora Ditarget Turun 18 Persen

Melansir iNewsJateng.id, Rabu (27/7/2022) Kapolsek Tunjungan AKP Soeparlan membenarkan adanya pengeroyokan itu. Ia menyebut, kejadian itu ternyata hanya kesalahpahaman saja.

Dijelaskan, peristiwa itu bermula saat dua perempuan berkendara dengan kendaraan pribadinya. Mereka habis mengambil uang ratusan juta rupiah.

Di tengah perjalanan pulang, mereka bertemu dengan truk tersebut. Sopir truk tersebut berjalan ugal-ugalan, tidak mau disalip dan selalu menghalangi.

Kedua perempuan itu pun takut, karena mengira sopir truk merupakan pelaku kejahatan. Sopir truk itu juga disangka mengetahui kalau mereka habis mengambil uang dari salah satu bank di Blora.

”Kemudian dua perempuan itu meminta bantuan melalui telepon kepada kakaknya. Kemudian kakaknya mengerahkan massa untuk mengejar truk tersebut,” katanya.

Setelah saling kejar pada pukul 11.00 WIB, tepatnya di Desa Nglangitan, truk tersebut berhasil dihentikan. Tanpa ba-bi-bu, massa langsung menyerang truk dan menyeret sopirnya.

Saat ini, kasus tersebut masih ditangani Polsek Tunjungan. Korban pengeroyokan masih diperiksa di Puskesmas Tunjungan. Sedangkan polisi masih meminta keterangan sejumlah saksi.



 







View this post on Instagram
 

A post shared by BLORA UPDATES (@bloraupdates)

Penulis: Zulkifli FahmiEditor: Zulkifli FahmiSumber: iNewsJateng.id

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler