Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Seoul – Rangkaian Korea Youth Summit 2025 resmi ditutup. Kegiatan yang menghadirkan delegasi muda dari 15 negara bukan sekadar konferensi.

Korea Youth Summit 2025 merupakan gerakan pemuda yang menyatukan iman, budaya, ide, dan aksi. Sejumlah kegiatan mewarnai rangkaian agenda tersebut.

Seperti kunjungan ke Masjid Raya Seoul, Parade Busana Tradisional, hingga penampilan HAKA dari ETL Global New Zealand – The Otara Youth.

Konferensi ini juga membuka mata dunia pada keberagaman yang bermakna dan perubahan yang dimulai dari bawah.

”Kami datang membawa cerita dan pulang dengan inspirasi dan tujuan yang lebih besar,” kata perwakilan dari MAN 2 Malang.

Diketahui, kegiatan itu diikuti delegasi dari 15 negara, yakni Bangladesh, Belarus, Filipina, Indonesia, Kazakhstan, Meksiko, Mongolia, Selandia Baru, Oman, Rwanda, Tanzania, Timor Leste, Uzbekistan, Kenya, dan Taiwan.

Hadirnya latar belakang yang beragam itu membuktikan bahwa keragaman merupakan kekuatan dan aksi dimulai dari dialog.

Mereka hadir untuk memberikan kontribusi dalam berbagai sesi simposium, proyek, dan pertunjukan budaya.

Inovasi Pemuda... 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler