Talut Sungai Dekat Jembatan Singocandi Kudus Longsor, Warga Waswas
Murianews
Senin, 16 Februari 2026 12:36:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Talut Sungai Gelis dekat Jembatan Singocandi, Desa Singocandi, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah longsor. Longsornya talut tersebut, membuat warga setempat resah.
Salah satu warga Desa Singocandi, Arianto mengatakan, dinding talut tersebut longsor setelah hujan deras mengguyur selama hampir sepekan pada pertengahan Januari 2026 lalu.
”Sebelum longsor, tidak ada tanda-tanda keretakan pada dinding talut. Namun setelah hujan turun setiap hari selama kurang lebih satu minggu pada pertengahan Januari lalu, bagian talut tiba-tiba ambrol,” kata Ariyanto, saat ditemui, Senin (16/2/2026).
Menurutnya, secara konstruksi cor dinding tanggul terlihat cukup kuat. Namun setelah longsor terjadi, aliran air sungai berubah arah ke sisi samping dan mengikis tanah di sekitar lokasi.
“Setelah longsor aliran air jadi ke samping-samping, jadi mengikis tanah sekitar. Harusnya sih di-bronjong supaya lebih kuat menahan arus,” tambahnya.
Warga lainnya, Hartini menyebut kondisi tanah di sekitar lokasi tergolong lemah sehingga mudah tergerus.
“Karena banjir dan arus air deras, tanahnya juga lemah dan tidak kuat kalau hujan deras seperti kemarin. Kalau banjir lagi, pasti ada longsor susulan selain dinding tanggul,” katanya.
Ia mengaku khawatir dengan kondisi longsornya talut tersebut. Sebab, saat ini cuaca ekstrem masih berlangsung.
”Saya pribadi dan warga lain khawatir jika hujan deras kembali terjadi, bisa memicu insiden susulan yang berpotensi mendekati pondasi,” imbuh Hartini.
BPBD Usulkan Perbaikan...
Baca Juga



