Jalan Krawang-Colo Kudus Rusak Parah, Dinas Lakukan Penanganan
Murianews
Jumat, 20 Februari 2026 16:36:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mulai melakukan perbaikan sementara pada ruas Jalan Krawang–Colo yang mengalami kerusakan cukup parah
Madi, petugas perawatan jalan dari PUPR Kudus, mengatakan perbaikan saat ini berupa penambalan lubang di titik-titik yang memungkinkan dikerjakan.
”Ini dari kantor disuruh merawat perbaikan penambalan lubang-lubang, mulai sekitar semingguan dari pertigaan Honggosoco,” ujarnya saat ditemui Murianews.com, Jumat (20/2/2026).
Ia menjelaskan kerusakan jalan dipicu air yang langsung mengalir di badan jalan karena tidak adanya saluran drainase. Selain itu, jalan juga sering dilalui kendaraan berat bermuatan material.
”Di sini tidak ada selokan, air mengalir ke jalan. Kalau masih diaspal terus ya tidak akan lama, apalagi banyak muatan berat lewat,” jelasnya.
Menurutnya, kedalaman lubang mencapai sekitar 15 sentimeter. Perbaikan hanya bisa dilakukan saat kondisi kering.
Warga masih resah...
”Kami cari spot kering biar bisa ditambal. Kalau hujan tidak bisa diperbaiki,” katanya.
Meski sudah ditambal, warga masih resah dan menyebut kerusakan jalan telah berlangsung berbulan-bulan dan kerap membahayakan pengguna jalan. Nur Ali, warga sekitar, menyebut jalan rusak terjadi sekitar tiga bulan terakhir dan sudah beberapa kali diperbaiki namun kembali rusak.
Reporter: Wiwid Widia Yulhendrik
Editor: Anggara Jiwandhana



