Persiapan Sewu Kupat Colo Capai 90 Persen, Tinggal Finalisasi Teknis
Murianews
Kamis, 26 Maret 2026 17:46:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus - Persiapan tradisi Sewu Kupat di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Sabtu (28/3/2026) telah mencapai sekitar 90 persen. Sehingga tinggal finalisasi masalah teknis saja.
Ketua Karang Taruna Desa Colo sekaligus Ketua Pelaksana Sewu Kupat, Wahyu Handoyo, mengatakan, berbagai kebutuhan utama kegiatan ini telah terpenuhi. Itu termasuk pemasangan teratak dan infrastruktur pendukung lainnya.
”Persiapan sudah 90 persen. Yang non-teknis sudah selesai semua, seperti teratak dan lainnya. Tinggal teknis saja, seperti stand UMKM yang di atas,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Wahyu menjelaskan, pelaksanaan kirab menjadi salah satu agenda utama dalam tradisi Sewu Kupat di Desa Colo ini. Rangkaian kirab akan diawali dari Balai Desa Colo menuju Makam Sunan Muria dengan membawa gunungan.
Setelah prosesi ziarah oleh Bupati Kudus bersama jajaran Forkopimda dan Forkopincam, kirab Sewu Kupat akan dilanjutkan dari kawasan atas menuju bawah.
Namun, karena pertimbangan jarak dan waktu, peserta kirab tradisi Sewu Kupat akan diangkut menggunakan kendaraan terlebih dahulu. Sebelum kemudian melanjutkan arak-arakan di jalur yang telah ditentukan.
”Kirab dari atas nanti dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, tapi sejak pukul 07.00 WIB sudah mulai naik ke lokasi,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, kirab tradisi Sewu Kupat akan diikuti oleh 18 desa dengan total 19 tandu. Dua tandu berasal dari Desa Colo, yakni gunungan ketupat dan gunungan hasil bumi yang merupakan simbol rasa syukur masyarakat atas hasil panen.
Makanan Gratis...
- 1
- 2



