Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus menegaskan komitmennya dalam mendukung Program Kecamatan Berdaya yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Program ini diarahkan untuk memperkuat peran kecamatan, tidak hanya sebagai pusat administrasi, tetapi juga sebagai ruang pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Kudus Samani Intakoris, saat menghadiri penandatanganan berita acara bersama bupati dan wali kota se-Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Kamis (16/4/2026).

Samani menyebut, Pemkab Kudus telah menyiapkan langkah konkret dengan menetapkan lokasi serta membentuk tim Kecamatan Berdaya di sembilan kecamatan melalui surat keputusan bupati.

”Kabupaten Kudus siap menjalankan Program Kecamatan Berdaya. Kami telah menetapkan lokasi dan membentuk tim melalui SK Bupati di sembilan kecamatan,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Pemkab Kudus.

Ia menjelaskan, implementasi program terus didorong melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Di antaranya penyediaan ruang perlindungan perempuan dan anak, penguatan ekonomi kreatif melalui Taruna Karya Mandiri, serta pemanfaatan fasilitas olahraga untuk mendukung kesehatan warga.

Menurutnya, kecamatan ke depan diharapkan menjadi ”rumah bersama” bagi masyarakat, tempat berbagai aktivitas sosial, ekonomi, hingga perlindungan warga dapat terfasilitasi dengan baik.

Mengoptimalkan Potensi Lokal... 

”Kecamatan tidak hanya menjadi pusat administrasi, tetapi juga pusat aktivitas masyarakat. Pelayanan harus lebih dekat dan pemberdayaan harus benar-benar dirasakan warga,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan, Program Kecamatan Berdaya merupakan langkah strategis untuk memperpendek rentang kendali pelayanan sekaligus mengoptimalkan potensi lokal di setiap wilayah.

Ia menambahkan, program tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari perlindungan perempuan dan anak, pemberdayaan penyandang disabilitas dan lansia, hingga penguatan peran generasi muda.

Saat ini, sebanyak 150 kecamatan di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah telah ditetapkan sebagai proyek percontohan. Program ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan ekonomi lokal menuju Indonesia Emas 2045.

Reporter: Wiwid Widia Yulhendrik

Editor: Dani Agus

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini