Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Blora – Dirjen Perimbangan Keuangan Kementrian Keuangan (Kemenkeu) RI, Drs Astera Primanto Bhakti mengapresiasi inovasi pemanfaatan dana desa dari pemerintah pusat di Kabupaten Blora.

Invoasi dan kretivitas itu disebutnya telah mampu memacu perekonomian dan pemberdayaan masyarakat di desa. Salah satu contohnya di Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora.

Di mana, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di sana memiliki berbagai unit usaha. Unit usaha itu yakni, sablon konveksi dan percetakan, pengelolaan air bersih Pamsimas, pariwisata, pertanian dan perikanan.

”Saya melihat desa ini cukup kreatif dalam menggunakan APBDes. Bukan hanya sumbernya dari dana desa tapi juga dari ADD, ada bantuan keuangan baik dari kabupaten maupun provinsi,” katanya.

Baca: Pemanfaatan Dana Desa di Blora Dicek Kemenkeu

Sementara itu, di Desa Tempuran, pihaknya juga mengapresiasi peran pemerintah desa yang telah mendorong pengembangan sektor pariwisata hingga perekonomian masyarakat.

Tempuran, saat ini menjadi salah satu destinasi wisata di Blora. Banyak wisatawan yang datang menikmati wisata air dan menikmati sajian kuliner. Tak hanya itu, juga memiliki potensi agrowisata maupun pertanian.

”Saya ingin mengapresiasi pak kades dari tadi yang dijelaskan pengembangan desa wisata disini luar biasa. Beberapa tempat dikelola dengan baik, jadi restoran, jadi tempat wisata. Saya rasa ini merupakan sumber penghidupan warga Desa Tempuran bahkan desa di sekitarnya,” tambahnya.

Kemudian Desa Sambongrejo, pihaknya melihat adanya kemajuan di desa tersebut. Di mana dalam pembangunannya digabungkan dengan kearifan lokal. Termasuk untuk ketahanan pangan di desa tersebut.”Nilai-nilai di sini, sedulur sikep ini, betul-betul dijalankan sehingga terlihat hasilnya, perkebunan, ketahanan pangan hewani ada ikan, sapi kambing ayam juga tadi ada,” tandasnya.Selain itu desa tersebut juga telah berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Blora berbasis budaya kearifan lokal.Terpisah, Kades Bangsri Laga Kusuma menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dari pemerintah untuk memajukan desanya.Ia mencontohkan pembangunan desa wisata Kampung Pelangi di desanya. Pembangunannya juga dianggarkan dari dana desa secara padat karya.”Dulunya Desa Bangsri ini desa tertinggal. Desa termiskin. Alhamdulillah, Desa Bangsri sekarang bisa berkembang, mohon doanya ke depannya agar bisa menjadi desa maju,” pungkasnya. Kontributor BloraEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler