Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kabid SDA Dinas PUPR Kabupaten Blora, Surat mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan penangan darurat di lokasi tersebut. Namun darurat yang dilakukan belum maksimal.

’’Memang perlu digiatkan lagi penanganannya bersama-sama secara gotong-royong dengan kelurahan setempat sehingga kekurangannya bisa saling melengkapi,’’ jelasnya, Rabu (28/12/2022).

Ia menjelaskan, kondisi saat ini sudah memasuki akhir tahun dan mendekati tutup anggaran. Penanganan pun diupayakan pada tahun depan dengan anggaran 2023.

Baca: Dua Rumah di Bantaran Sungai Lusi Blora Terancam Longsor, Satu Ambruk

Kendati demikian, pihaknya tidak bisa memastikan penanganannya. Sebab, hal itu merupakan kewenangan dari pemerintah pusat melalui BBWS Pemali Juana Semarang.

’’Kami belum tahu, biasanya kalau bencana seperti itu penanganannya hanya melalui penanganan darurat. Itupun jika anggaran tersedia, kalau belum biasanya menunggu sampai satu tahun lagi untuk pengusulan anggarannya, itupun jika kemampuan anggaran tersedia dan sudah menjadi prioritas untuk penanganannya,’’ pungkasnya.
’’Kami belum tahu, biasanya kalau bencana seperti itu penanganannya hanya melalui penanganan darurat. Itupun jika anggaran tersedia, kalau belum biasanya menunggu sampai satu tahun lagi untuk pengusulan anggarannya, itupun jika kemampuan anggaran tersedia dan sudah menjadi prioritas untuk penanganannya,’’ pungkasnya.Diketahui, dua rumah di bantaran Sungai Lusi, Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, terancam longsor. Satu lainnya sudah ambruk.Dari pantauan di lokasi, tampak longsor sudah cukup parah. Lokasi itu sebelumnya terdapat sebuah rumah yang terpaksa dirobohkan sebelum longsor datang.Ada pun longsor di bantaran Sungai Lusi itu sedalam 4 meter. Kejadian itu diakibatkan derasnya debit Sungai Lusi lantaran intensitas hujan yang terjadi di Kabupaten Blora. Menurut warga setempat, longsor mulai terjadi awal Desember 2022 lalu. Kontributor BloraEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler