Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bupati Blora Arief Rohman mengajak menyebut jika Baznas merupakan lembaga resmi yang ditunjuk pemerintah untuk menampung ZIS dari kalangan ASN dan lembaga lainnya.

”Kami berharap Baznas Blora setiap bulan bisa mengumpulkan zakat, infaq, sedekah hingga Rp 1 miliar. Saat ini sudah ada peningkatan sehingga dapat mencapai Rp 800 jutaan lebih per bulan,” katanya.

Oleh karena itu pihaknya mendorong Baznas aktif silahturahmi membentuk Unit Pengumpul ZIS (UPZ) di instansi vertikal, perbankan, hingga BUMN/BUMD.

”Tadi saya ngobrol sama Pak Dandim, coba Baznas bisa masuk ke Kodim, Polres dan lainnya," ujarnya.

Dana zakat, infaq, sedekah yang terkumpul di Baznas ini, menurut Bupati akan dikembalikan untuk membantu masyarakat yang masih kekurangan.

Baca: Ranperda Pengelolaan Zakat di Grobogan Dicoret, Ini Alasannya

Ada beberapa program bantuan yang diberikan. Seperti beasiswa pendidikan masyarakat kurang mampu, bantuan biaya kesehatan masyarakat kurang mampu non-BPJS, bantuan kemanusiaan dan kebencanaan, sembako duafa, pelatihan pemberdayaan ekonomi usaha kecil, hingga bantuan keagamaan.

Sementara itu, Ketua Baznas Blora Sutaat menyampaikan, Gerakan Cinta Zakat ini merupakan inisiatif dari Bupati Arief Rohman yang ingin memaksimalkan potensi ZIS di Kabupaten Blora.

Pihaknya menyampaikan capaian ZIS Januari 2023 berhasil mengumpulkan ZIS sebanyak Rp 671.773.472,00. Kemudian Februari 2023 mencapai Rp 702.200.366,00, dan Maret 2023 meningkat sampai Rp 898.338.055,00.”Peningkatan ZIS ini juga berkat kebijaksanaan Pak Bupati yang mewajibkan ASN menyalurkan zakatnya, tidak hanya dari gaji pokok namun juga dari TPP. Sehingga perolehan ZIS ikut bertambah. Kami optimis ke depan bisa mencapai Rp 1 miliar per bulan," terangnya.Baca:Potensi Zakat di Blora Capai Rp 14 Miliar Per TahunMenurut data yang ada, penyaluran ZIS yang terbesar adalah untuk beasiswa pendidikan baik SD, SMP hingga perguruan tinggi.”Kenapa bidang pendidikan paling besar, karena memang sumber ZIS terbesar yang masuk ke Baznas berasal dari Dinas Pendidikan. Sehingga kami kembalikan lagi untuk bantuan bidang pendidikan,” paparnya.Dalam program ini secara simbolis, Bupati Blora mengawali penyerahan zakat secara langsung yang diterima Ketua Baznas dan disaksikan jajaran Forkopimda.Kegiatan juga dirangkaikan dengan launching lelang parcel UMKM Kabupaten Blora untuk meningkatkan daya beli produk lokal Kabupaten Blora. Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler