Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Blora – Sedulur sikep di Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Blora, Jawa Tengah berbondong-bondong ke TPS setempat dengan mengenakan pakaian adat samin. Mereka ikut menggunakan hak pilih di TPS 04 desa setempat.

Tak Hanya para warga sedulur sikep, petugas KPPS juga mengenakan pakaian adat samin. Yaitu dengan mengenakan iket hitam dan baju serta celana hitam bagi laki laki dan kebaya hitam bagi perempuan.

Pemilik rumah yang dijadikan lokasi TPS 04, Sudarwadi mengatakan, sebelumnya sudah dirapatkan dan seperti biasa mengenakan adat samin.

”Jadi sudah setiap ada pilihan, pasti mengenakan adat sedulur sikep. Karena kami juga warga lokal sini, sebagai bentuk upaya untuk menjaga tradisi sesepuh kami,” jelasnya, Rabu (14/2/2024).

Ia juga menuturkan, upaya tersebut tak lepas dari sosok Mbah Lasio, sesepuh Samin setempat. Menurutnya, upaya tersebut dilakukan agar adat istiadat setempat tak tergerus oleh zaman.

”Kalau di tempat lain kan juga memperingati valentine, nah kami lebih menjaga budaya lokal kami. Mbah Lasio juga selalu hadir saat pemilu dan mengenakan baju kebanggaan suku samin,” terangnya.

Untuk diketahui, di TPS tersebut setidaknya ada 285 DPT. Mereka berasal dari warga RT 01 dan RT 02 RW 02 yang berada di sekitar Dukuh Samin Karangpace. Salah satunya Mbah Lasio beserta para sedulur sikep lain di Klopoduwur.

Sesepuh Sikep Klopoduwur Mbah Lasio dalam pemilu serentak menyebut mereka memilih untuk terlibat dalam pemilu sebagai bentuk penyaluran hak yang mereka miliki dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam menyalurkan hak pilihnya itu, para sedulur sikep di Dukuh Parangpace, Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo mengenakan pakaian serba hitam itu. Terpantau, bagi laki-laki juga mengenakan ikat kepala (udeng). Sedangkan untuk perempuan mereka mengenakan kebaya hitam dengan bawahan batik.

”Kami selalu hadir. Setelah ngarit (cari rumput) di sawah saya ke sini (TPS 04). Tepat waktu, dan antre dengan warga lain yang mau nyoblos,” tuturnya.

Editor: Dani Agus

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler