HUT ke-79, Kejaksaan Blora Bagikan Air Bersih di Kampung Samin
Nathan
Senin, 2 September 2024 16:26:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Blora – Kejaksaan Negeri Blora bersama Komunitas Blora Sosial Media (Blosmed) melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa di yang mengalami kesulitan air bersih.
Kepala Kejaksaan Negeri Blora M Harris Hasbullah, secara simbolis melepas keberangkatan armada truk tangki air dari halaman kantor Kejaksaan Negeri Blora. Bantuan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang semakin mendesak selama musim kemarau.
”Ini adalah bagian dari rangkaian HUT Kejaksaan ke-79, di mana kami ingin berbagi dan membantu masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih di Kabupaten Blora. Mengingat pentingnya air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban warga,” ujar Harris Hasbullah.
Salah satu daerah yang menjadi fokus penyaluran air bersih adalah Kampung Sedulur Sikep Samin di Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo. Wilayah ini merupakan salah satu daerah yang paling terdampak oleh kekeringan.
”Kami memilih momen ini untuk berbagi air bersih dengan harapan dapat membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau,” tambahnya.
Harris juga menambahkan beberapa tangki air telah didistribusikan ke berbagai titik di desa-desa yang paling parah mengalami kekeringan, dan pihaknya berharap bantuan ini bisa benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
Lasiyo, sesepuh Sedulur Sikep Samin Karangpace, Desa Klopoduwur, mengungkapkan bahwa warga setempat biasanya harus berjalan sejauh 5 kilometer untuk mendapatkan air saat musim kemarau.
”Biasanya kami mengambil air di Belik (sumber air di tepi sungai) dengan menggunakan jerigen, dan kadang harus antri. Bantuan ini sangat membantu kami, terima kasih banyak,” ucap Lasiyo dengan penuh syukur.
Pippo, Ketua Komunitas Blosmed menyatakan bahwa kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Blora dalam program ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat Blora yang kesulitan air selama musim kemarau.
”Semoga apa yang kami lakukan dapat membawa manfaat bagi warga Blora yang sedang mengalami kekeringan,” ujar Pippo.
Editor: Cholis Anwar



