Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Blora – Sebanyak 15 desa di Kabupaten Blora, Jawa Tengah mendapatkan predikat Desa Mandiri. Prestasi itu diberikan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes) baru-baru ini. 

Predikat Desa Mandiri merupakan pengakuan tertinggi dalam kategori tingkat perkembangan desa. Yakni, dimulai dari desa sangat tertinggal, tertinggal, berkembang, maju, hingga mandiri. 

Yayuk Windrati, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Blora, menjelaskan predikat Desa Mandiri adalah pencapaian luar biasa bagi desa-desa tersebut. 

’’Ini adalah prestasi yang sangat membanggakan bagi 15 desa di Blora,’’ ujarnya, Selasa (5/11/2024). 

Untuk mencapai status ini, setiap desa dinilai berdasarkan tiga indeks utama, yakni pelayanan sosial, kelayakan ekonomi, dan pelayanan lingkungan. 

Desa-desa mengunggah data penilaian tersebut melalui aplikasi resmi Kemendes, Data itu kemudian diverifikasi tim Kemendes sebelum status desa diumumkan secara resmi. 

’’Kategori desa ini tidak bisa diubah kabupaten. Semua proses verifikasi dilakukan langsung Kemendes, dan hasilnya sudah ditetapkan. Peran kami di sini adalah mendampingi dan mendukung desa-desa agar terus berkembang,’’ tambah Yayuk.

Mandiri Berdaya Saing

Status ini menandakan bahwa desa-desa tersebut memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara mandiri dan menunjukkan daya saing yang kuat. 

Yayuk berharap semakin banyak desa di Kabupaten Blora, Jawa Tengah yang dapat mengikuti jejak ini dengan meningkatkan pelayanan bagi masyarakatnya.  

Sebagai bentuk apresiasi, Yayuk menambahkan pemerintah memberikan tambahan bantuan kepada desa yang berhasil mencapai status Desa Mandiri. 

’’Ada kesalahpahaman yang beredar bahwa desa mandiri tidak lagi mendapat bantuan pemerintah, dan itu tidak benar. Justru, pemerintah memberikan tambahan dukungan agar desa termotivasi mempertahankan dan meningkatkan kualitasnya.’’ Katanya. 

Diharapkan dengan adanya penghargaan ini, desa-desa lain akan terdorong untuk memperbaiki tiga indeks yang menjadi acuan penilaian. 

’’Kami mengajak seluruh desa di Blora untuk berlomba mencapai predikat Desa Mandiri dengan fokus pada peningkatan ketiga indeks utama,’’ pungkas Yayuk. 

Daftar Desa Mandiri di Blora

Adapun ke-15 desa yang mendapat predikat Desa Mandiri yakni: 

  1. Desa Sogo, Kecamatan Kedungtuban;
  2. Desa Sidorejo, Kecamatan Kedungtuban;
  3. Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban;
  4. Desa Tamanrejo, Kecamatan Tunjungan;
  5. Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan;
  6. Desa Gagakan, Kecamatan Kunduran;
  7. Desa Sambiroto, Kecamatan Kunduran;
  8. Desa Geneng, Kecamatan Jepon;
  9. Desa Seso, Kecamatan Jepon;
  10. Desa Japah, Kecamatan Japah;
  11. Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan;
  12. Desa Todanan, Kecamatan Todanan;
  13. Desa Jiken, Kecamatan Jiken;
  14. Desa Adirejo, Kecamatan Tunjungan;
  15. Desa Doplang, Kecamatan Jati.

Editor: Zulkifli Fahmi 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler