Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Blora - Berseminya daun pohon jati di kawasan hutan Blora Jawa Tengah , menjadi pertanda musim ungker atau entung (kepompong ulat daun jati) mulai tiba.

Bagi kalangan masyarakat Blora dan sekitarnya, ungker atau kempompong ulat daun jati, adalah salah satu kuliner khas tiada tanding. Dengan beberapa varian dalam memasak, ungker dikenal sebagai kuliner khas di Blora.

Saat ini, warga di sekitar hutan jati di wilayah Blora kembali berburu ungker untuk dijual maupun untuk dimasak sendiri. Karena belum sepenuhnya menjadi puncak musim, saat ini harga ungker masih tinggi.

Pemburu ungker harus teliti dan hati-hati di bawah tegakan pohon jati. Disemak daun jati yang rontok dan kering, biasanya di situ dijumpai sejumlah ungker yang kemudian dikumpulkan.

Parmi, salah satu pencri ungker di Desa Ngliron, Randublatung, menyatakan saat ini dirinya belum bisa mendapatkan 1 kg dalam sehari. Namun mencari ungker menjadi sebuah kepuasan tersendiri dan bisa memberi tambahan pendapatan.

“Tidak sampai dapat 1 kg. Saat ini takarannya per gelas (1 ons) dibungkus daun jati. Saya jual Rp 20.000/gelas kecil. Ungker ini baru ambil, bisa dimasak untuk lauk,” kata parmi Sabtu (9/11/2024).

Parmi dan bersama sejumlah rekannya mencari ungker di tepi hutan kawasan hutan jati Blora- Randublatung. Mereka menampung ungker yang didapatkan dalam sebuah wadah untuk dibawa pulang.

“Banyak yang cari, bahkan dari beberapa desa yang tak jauh dari sini juga ikut mencarinya,” ucapnya.

Mencari ungker.....

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler