Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Blora – Festival Blora bertajuk “Se-Abad Pram” resmi dibuka oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon di pendapa rumah dinas Bupati Blora, Jawa tengah, Kamis (6/2/205).

Festival ini digelar bertepatan dengan hari lahir ke-100 tahun satrawan besar dunia asli Blora Pramoedya Ananta Toer.

Pembukaan dilakukan Fadli Zon dengan pemukulan gong dan penyerahan buku karya Pramoedya AT oleh putrinya Astuti, didampingi Ketua Yayasan Pramoedya Ananta Toer Foundation Aditya Ananta Toer.

Bupati Blora Arief Rohman mengaku senang dan bangga karena Blora sebagai tanah kelahiran Pram ditunjuk sebagai lokasi kickoff peringatan satu abad Pramoedya Ananta Toer yang banyak dihadiri seniman, dan sastrawan dari berbagai wilayah nusantara, bahkan internasional.

”Selamat datang di Blora, Pak Menteri. Terimakasih Pak Menteri Fadli Zon yang berkenan hadir membuka langsung Festival Blora Seabad Pram, terimakasih juga untuk keluarga Pak Pramoedya Ananta Toer. Dengan adanya festival ini, semakin meneguhkan Blora sebagai inspirasi sastra dunia,” kata Arief.

Mementum ”Se-Abad Pram” menjadi momen istimewa bagi dunia sastra. Tidak hanya Blora dan Indonesia namun juga dunia. Dengan lebih dari 50 karya yang diterjemahkan dalam 42 bahasa, Pramoedya adalah penulis besar Indonesia dengan segala pemikirannya.

”Bahkan banyak karya beliau yang meceritakan tentang Blora, mengenalkan Blora ke kancah dunia. Seperti halnya Cerita dari Blora, Jejak Langkah dan lain-lain.,” lanjut Arief Rohman.

Sementara itu, Menteri Fadli Zon menegaskan, dirinya merasa senang dan bahagia bisa hadir kembali ke Kabupten Blora untuk membuka Festival Blora ”Se-Abad Pram”.

Teras Pengembangan Budaya nasional... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler