FKM Undip Siap Bereperan dalam Peningkatan Kesehatan Warga Blora
Nathan
Senin, 24 Maret 2025 21:08:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Blora – Bupati Blora Arief Rohman menerima kunjungan tim dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Diponegoro atau FKM Undip pada Senin (24/3/2025).
Mereka akan melaksanakan kegiatan penelitian, pengabdian dan pendampingan di Kabupaten Blora. Yakni Pendampingan Tata Kelola Program Kesehatan tahun 2025 di Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Blora.
Tim yang diketuai oleh Ayun Sriatmi itu diterima Bupati Blora Arief Rohman bersama Kepala Dinkesda, Edy Widayat, di ruang tamu Kantor Bupati Blora. Di sini Ayun Sriatmi menyampaikan tujuan penelitian, pengabdian dan pendampingan yang akan dilaksanakan hingga Oktober 2025 nanti.
”Kami ditugaskan pimpinan untuk bisa memberikan menfaat kepada daerah. Yang mana kami mendapatkan tugas ke Blora, Grobogan, Kota Magelang dan Batang,” ucap Ayun.
Selama melaksanakan pendampingan ini, sambung dia, pihaknya juga akan mendampingi Penyusunan Renja 2026 dan Renstra SKPD Dinas Kesehatan Daerah 2025-2030.
”Termasuk sinkronisasi, keterkaitan dengan visi misi daerah, program provinsi dan pusat agar selaras,” tambah Ayun.
Menurutnya, fasilitasi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Undip Semarang tidak hanya menyusun secara sistematikanya saja. Namun juga keselarasan dengan program provinsi dan pusat.
”Di pertengahan kegiatan akan dilaporkan pemaparan ke Kementerian Kesehatan, Kemendagri, Bappenas dan Perguruan Tinggi, sekitar bulan Oktober di Jakarta. Nanti Pak Bupati bisa mengikuti saat paparan. Sebagai bentuk konkret dukungan pimpinan daerah. Fokusnya ketika mengajukan program, justifikasi nya jelas, untuk visi misi yang mana,” lanjut Ayun.
Mendukung baik...
- 1
- 2



