Sumur Baru Blok Cepu Diresmikan, Blora Berharap Peningkatan DBH Migas
Nathan
Kamis, 26 Juni 2025 16:05:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menaruh harapan besar terhadap peningkatan Dana Bagi Hasil atau DBH Migas menyusul peresmian proyek pengeboran migas Banyu Urip Infill Clastic (BUIC) Exxon Mobil di Gayam, Bojonegoro.
Peresmian tujuh sumur minyak baru lapangan Banyu Urip Blok Cepu ini dilakukan secara daring oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (26/6/2025).
Bupati Blora, Arief Rohman bersama Wakil Bupati Sri Setyorini, turut menghadiri upacara peresmian tersebut.
”Alhamdulillah hari ini saya bersama Ibu Wakil Bupati Sri Setyorini, bisa hadir bersama-sama Bupati Bojonegoro dan Wakil Bupati Bojonegoro dalam acara peresmian Proyek BUIC di komplek instalasi pengolahan minyak Exxon Mobil Cepu,” ucap Bupati Arief Rohman.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam peresmian tersebut menyampaikan, Proyek Pengeboran BUIC Blok Cepu ini akan menghasilkan tambahan produksi minyak nasional sebesar 30.000 barel per hari.
Dengan investasi sebesar US$ 174 juta, proyek ini diperkirakan akan menghasilkan pendapatan negara sebesar US$ 2,6 miliar. Bahlil juga mengapresiasi kecepatan pengerjaan proyek.
”Alhamdulillah Pak Presiden, pengerjaannya sudah bisa diselesaikan hanya dengan waktu 8 bulan, 2 bulan lebih cepat dari target 10 bulan. Delapan bulan dimulai sejak pelantikan Bapak Presiden. Sehingga saat ini total produksi migas dari Blok Cepu ini mencapai 25% dari target lifting nasional. Proyek ini dikerjakan 99 persen anak negeri,” jelas Bahlil.
Presiden Prabowo Subianto menyambut baik capaian peningkatan produksi migas Blok Cepu ini sebagai dukungan terhadap program swasembada energi yang dicanangkannya.
”Selain swasembada pangan, swasembada energi juga tidak kalah pentingnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Baik energi terbarukan maupun energi dari bahan baku fosil seperti minyak bumi yang ada di Blok Cepu,” ucap Presiden Prabowo secara daring.
Peningkatan pendapatan...
- 1
- 2



