Cegah Korupsi, Bupati Blora Arief Rohman Perketat Tata Kelola OPD
Nathan
Selasa, 31 Maret 2026 21:07:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Blora – Pemerintah Kabupaten Blora menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) yang diikuti oleh seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat di Pendapa Kabupaten Blora, Selasa (31/3/2026).
Rapat ini menekankan penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih sebagai tindak lanjut arahan Komisi Pemnerantasan Korupsi (KPK) bagi kepala daerah se-Jawa Tengah.
Bupati Blora Arief Rohman, didampingi Wakil Bupati Sri Setyorini dan Sekda Komang Gede Irawadi, menginstruksikan jajarannya untuk memetakan area rawan pelanggaran sejak dini.
Fokus utama pengawasan kini diarahkan pada perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, hingga proses mutasi jabatan.
”Area rawan harus diantisipasi sejak dini. Jangan sampai terjadi di Kabupaten Blora,” ujar Bupati Arief Rohman dengan tegas di hadapan para kepala OPD.
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah transparansi dalam pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Blora.
Promosi Pegawai...
- 1
- 2



