Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Ia pun menyebutkan, kasus Tuberkulosis di Kabupaten Blora pada tahun 2024 mencapai 1.485 kasus. Namun, jumlah ini meningkat pada tahun 2025, dan tembus menjadi 1.676 kasus.

Sementara di tahun ini sudah ada 350 kasus positif TBC yang ditemukan di Blora. ”Kami mohon bimbingannya dalam penanganannya. Kami ada tiga RSUD, yang siap dimaksimalkan,” terangnya.

Mas Arief menyebut sebagai salah satu upaya pencegahan, pihaknya telah melaksanakan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT). Namun dalam implementasinya, masih terdapat berbagai kendala di lapangan, baik dari sisi kesadaran masyarakat maupun jangkauan layanan.

Berbagai daerah di Indonesia telah menunjukkan bahwa integrasi skrining TB dengan pelayanan kesehatan gratis mampu meningkatkan penemuan kasus dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.

”Hal ini menjadi bukti bahwa upaya promotif dan preventif harus terus diperkuat. Kami juga menyadari untuk TBC ini butuh peran bersama. Karena itu, mari kita bersama-sama mewujudkan blora sehat dan bebas TBC,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler