Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kapolsek Gubug AKP Pudji Hari menerangkan, pihaknya awalnya mendapat informasi bahwa terdapat segerombol anak muda yang berkumpul diduga sembari minum-minuman keras pada Kamis (25/5/2023) petang. Sejumlah personel pun mendatangai lokasi, tepatnya di tanggul Sungai Tuntang.

”Kami kemudian mendatangi lokasi dan ternyata memang benar. Dari pendataan, ada 37 orang. Mereka berasal dari beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Godong dan Kecamatan Gubug,” katanya, Jumat (26/5/2023) pagi.

Kapolsek menyebut, petugas mendapati remaja yang dalam keadaan mabuk berat. Selain itu, juga ditemukan satu botol miras jenis arak yang sudah tidak utuh.

”Kami amankan satu botol minuman keras jenis arak dalam kemasan air mineral yang sudah tidak utuh. Satu remaja mabuk berat,” ujarnya.

Baca: Jatuh ke Jurang usai Tenggak Miras, Pria di Wonosobo Berhasil Dievakuasi dalam Kondisi Selamat

Mereka pun digiring ke Mapolsek Gubug untuk dilakukan pembinaan. Setelah dilakukan pendataan, para remaja tersebut diminta untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Mereka kemudian diminta untuk menghubungi orang tuanya. Dipersilahkan pulang setelah pihak keluarga atau pihak sekolah datang menjemput di Mapolsek Gubug.”Terakhir yang kita pulangkan sekitar pukul 22.00 WIB,” katanya.Baca: Asyik Pesta Miras Oplosan, Dua Orang di Malang TewasKapolsek menyatakan, mereka diamankan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Dia menegaskan, patroli itu rutin dilakukan dalam rangka mencegah terjadinya kenakalan remaja akibat mengkonsumsi minuman keras.”Saat patroli, jika ada informasi masyarakat yang kira-kira menimbulkan kerawanan, kami antisipasi dan amankan, lalu akan kami bina,” paparnya. Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler