Mulai Berbunga, Tabebuya Bikin Kota Purwodadi Makin Cantik
Saiful Anwar
Jumat, 28 Juli 2023 17:42:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Sejumlah pohon tabebuya di kawasan Kota Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah mulai bermekaran. Bunga pohon asal Brasil itu pun menambah cantik sejumlah ruas jalan di Kota Purwodadi.
Beberapa titik lokasi yang tampak terdapat pohon tabebuya yakni Jalan Gajahmada, Jalan Diponegoro, Jalan A. Yani, Taman Ir Soekarno, Alun-Alun Purwodadi, Taman Adipura Nglejok, dan beberapa titik lain.
Sub Koordinator Pengendali Dampak Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Grobogan Sodik Riyanto menjelaskan, pohon tabebuya tersebut sudah ditanam sejak beberapa tahun lalu. Namun, memang baru kali ini berbunga.
”Kalau mulai penanaman sebenarnya sudah sejak delapan tahun lalu. Tapi baru kali ini berbunga, mungkin karena cuacanya panasnya ekstrem ya,” ujarnya, Jumat (28/7/2023).
Sodik menambahkan, sebenarnya jumlah pohon yang ditanam sudah sekitar 600 pohon. Namun, yang sudah berbunga sekitar 400 pohon. Penanaman pohon tabebuya tidak hanya di Kota Purwodadi saja, namun di kecamatan lain juga.
”Di kecamatan lain juga ada, tapi yang sudah berbunga baru di Purwodadi ini. Yang terbanyak memang di Purwodadi,” imbuhnya.
Sodik mengatakan, mekarnya tabebuya itu pun kemudian membuat masyarakat ramai meminta bibit kepada pihaknya. Masyarakat tertarik untuk ikut menanam karena bunganya cantik.
”Kan banyak yang mengunggah di media sosial, memang cukup viral, cantik katanya. Akhirnya banyak yang minta bibit ke kami, tapi kami belum punya. Kami ambil dulu bijinya untuk bibit,” tandasnya.
Menurut Sodik, kemungkinan mekarnya bunga tabebuya diperkirakan tinggal satu hingga dua pekan lagi. Sebab, tabebuya hanya mekar sekitar sebulan saja.
”Mekarnya hanya di musim kemarau saja, itu pun hanya sekitar sebulan. Ini mungkin awal Agustus nanti sudah mulai tidak berbunga lagi,” tandasnya.
Editor: Supriyadi



