Motor Terjungkal ke Sawah, Bocah SMP di Grobogan Luka Parah
Saiful Anwar
Rabu, 2 Agustus 2023 18:11:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Bocah SMP asal Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah mengalami luka parah hingga tidak sadarkan diri usai kecelakaan pada Rabu (2/8/2023). Dia pun dilarikan ke RS Yakkum Purwodadi.
Kasatlantas Polres Grobogan AKP Deni Eko Prasetyo menjelaskan, kecelakaan tunggal itu bermula ketika korban yang memboncengkan temannya akan berangkat sekolah di salah satu SMP di Godong. Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 7.30 WIB.
Sesampainya di Desa Jatilor, Godong, diduga karena kurang konsentrasi, motor yang dikendarai terjungkal ke sawah.
”Keduanya menaiki motor Vario bernomor polisi K 5273 WZ, dari arah selatan ke utara. Keduanya tidak mengenakan helm. Karena tidak konsentrasi, motor korban terjungkal ke sawah tidak jauh dari sekolahnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kasatlantas menambahkan, akibat kejadian tersebut korban mengalami luka parah di bagian wajah. Dia juga mengalami luka fraktur atau patah tulang.
”Korban dalam kondisi tidak sadar dan dirawat di RS Yakkum Purwodadi,” imbuhnya.
Sementara, teman yang dibonceng mengalami luka lecet di kaki. Dia mendapat perawatan di Puskesmas Penawangan 1 yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
Atas insiden tersebut, Kasatlantas pun mengimbau kepada seluruh orang tua agar tidak mengizinkan anaknya yang masih di bawah umur membawa sepeda motor sendiri. Dia menganjurkan agar anak-anak memakai sepeda saja.
”Lebih baik diarahkan untuk naik sepeda saja. Mereka yang masih di bawah umur belum mempunyai skill yang baik untuk mengendarai sepeda motor,” tandasnya.
Editor: Ali Muntoha



