Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Sebuah saluran irigasi di sisi rel kereta api dari arah Stasiun Ngrombo, Desa Depok, Toroh, Grobogan, menuju Desa Pilangpayung, Toroh jadi wisata dadakan. Ratusan, bahkan mungkin ribuan warga memenuhi area sepanjang irigasi itu sejak dua pekan belakangan ini.

Banyaknya unggahan video di sosial media menjadikan wisata dadakan itu makin dikenal masyarakat. Mereka pun berbondong-bondong datang ke lokasi untuk sekadar menghabiskan waktu sore sembari menikmati sunset alias matahari tenggelam.

Ramainya sepanjang irigasi itu pun sampai ada orkes dangdut koplo pentas pada akhir pekan lalu. Video pentas orkes dangdut koplo itu diunggah oleh akun Zaetha di Tiktok.

Video yang diunggah dua hari lalu itu sudah ditonton lebih dari 200 ribu kali. Video itu juga mendapat 3.872 suka, 230 komentar, dan 626 kali dibagikan hingga berita ini ditulis. Video serupa terkait wisata dadakan itu juga banyak dibagikan di Instagram.

Masroni, warga Desa Pilangpayung mengatakan, dalam dua pekan ini pengunjung irigasi itu memang meledak. Jumlahnya dua kali lipat dibanding pekan-pekan sebelumnya.

”Sebulan lalu sebenarnya sudah ramai, baru dua minggu ini yang datang meledak. Dua kali lipat dibanding sebelumnya,” katanya, Rabu (11/10/2023).

Para pengunjung itu, kata dia, banyak yang membawa anggota keluarganya. Anak-anak hingga balita banyak yang berenang alias ciblon di irigasi. Banyak penjual makanan ringan akhirnya juga meramaikan wisata dadakan itu.

”Banyak anak-anak yang ciblon (berenang di irigasi), orangtuanya menunggui. Banyak yang jualan es, sempolan, siomay, dan masih banyak lagi,” tambahnya.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler