Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Situs bersejarah Kali Brug yang berada di Kelurahan/Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah ambrol imbas hujan deras pada Rabu (26/9/2024) kemarin. Bagian yang ambrol yakni talang tempat mengalirnya air sepanjang sekitar 14 meter.

Ambrolnya talang situs yang juga dikenal sebagai Water Brug Van Amsterdam itu menyusul hujan deras yang terjadi pada Rabu kemarin sore hingga malam hari.

Awang, dari Komunitas Relawan Hijau Wirosari mengatakan, ambrolnya talang tersebut diketahui oleh pemilik warung di dekat Kali Brug pada Kamis (26/9/2024) pagi. Dari situ kemudian diketahui, ambrolnya talang diduga karena banyaknya sampah tersumbat di sana.

”Kemarin kan hujan deras. Sampah dari atas mengalir ke Kali Brug lewat talang. Karena sampah overload di tengah, jadi talangan tidak mampu menahan,” ujar dia.

Meski demikian, lanjutnya, Pemkab Grobogan melalui DPUPR segera bergerak untuk memperbaiki talang tersebut. Diharapkan, talang tersebut pun segera bisa selesai diperbaiki dan kembali seperti semula.

Video beberapa saat usai ambrolnya talang itu tersebar di media sosial. Tampak bagian yang ambrol ada di bagian selatan sepanjang beberapa meter. Sampah tampak menumpuk di bagian yang ambrol.

Untuk diketahui, jembatan yang disebut-sebut dibangun pada 1901 itu kini populer dan hampir tiap hari ramai dikunjungi masyarakat untuk berswafoto. Bangunan itu semakin banyak dikunjungi setelah area di dekatnya disulap menjadi taman yang menarik.

Sebagaimana diberitakan, dalam beberapa hari terakhir ini sebagian wilayah Kabupaten Grobogan diterjang hujan deras hingga angin kencang. Angin kencang mengakibatkan pohon tumbang dan longsornya ratusan genting rumah di wilayah Kecamatan Purwodadi dan sekitarnya.

Selain itu, angin kencang juga mengakibatkan sebuah rumah roboh dan lainnya rusak di Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari. Namun, sejauh ini tidak ada laporan warga mengalami luka-luka akibat kejadian itu.

Editor: Dani Agus

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler