Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Sebuah video yang memperlihatkan kondisi Pasar Kuwu di Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah yang dianggap kumuh dan jorok viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 34 detik itu tampak lantai pasar seperti air selokan atau comberan. Comberan itu menggenang di tempat mereka berjualan.

Video itu diunggah oleh akun tiktok bernama Buk tin dengan alanar @user********6. Video itu mendapat beragam reaksi dari warganet.

”Pasar Kuwu arep dadi lumpur Lapindo (Pasar Kuwu mau jadi Lumpur Lapindo). Arep dadi segoro ombo gaes (Mau jadi lautan yang luas),” ucap seorang perempuan pada video tersebut.

Banyak dari netizen pun membagikan pengalamannya berbelanja di pasar tersebut. Satu di antaranya berkata jika Pasar Kuwu Grobogan Bau.

”Bauknya nyengat, Bun,” kata akun bernama Y****a.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau Disperindag Grobogan Pradana Setyawan mengungkap faktanya. Di mana pemeliharaan Pasar Kuwu telah dimasukkan ke dalam anggaran APBD Perubahan.

”Kita sudah menganggarkan untuk perbaikan saluran di Pasar Kuwu itu. Tapi masih terkendala, karena muara saluran itu ada di jalan kabupaten dan provinsi,” ujar dia, Kamis (17/4/2025).

Saluran mampet... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler