Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Pelaksana Harian (Plh) Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Grobogan Abdul Rouf menyatakan panitia mengurangi kegiatan seremonial untuk memastikan kondisi calon jemaah haji tetap fit.

Sebab, mereka telah melakukan serangkaian persiapan yang biasanya melelahkan.

”Ketika jemaah sampai di Asrama Haji akan disambut oleh BPH Embarkasi di Donohudan.  Mereka masuk, disambut kedatangannya. Tidak lama-lama, seremonialnya selesai. Tujuannya biar jemaah cepat selesai dan segera istirahat,” ujar Rouf, Jumat (9/5/2025).

Rouf menambahkan, pada musim haji tahun ini pihaknya juga memberlakukan one stop service (OSS). Meski tetap ada serangkaian pemeriksaan, namun prosesnya tidak lama dan bisa segera rampung. 

”Tahun kemarin juga dilaksanakan, ada one stop service (OSS). Di situ, ketika masuk, ada pemeriksaan terakhir, pemeriksaan kesehatan. Kemudian jemaah menerima peralatan, termasuk obat-obatan ringan, semua gratis diberikan,” imbuhnya.

Selain itu, jemaah juga akan mendapatkan gelang, passport serta living kos sebesar 750 real. Jemaah akan kembali diperiksa di Bandara Adi Sumarmo Solo yang pemeriksaannya seperti di Bandara Arab Saudi. 

”Dapat living kos 750 real yang bebas bisa dipakai apa saja. Terakhir, jemaah akan diberikan passport dan tidak boleh dititipkan kepada siapa pun. Di Adi Sumarmo nanti ada pemeriksaan seperti pemeriksaan di Arab Saudi, sehingga nanti di saat di bandara di Arab Saudi pemeriksaannya cepat, tidak sampai berjam-jam seperti dahulu-dahulu,” bebernya.

Rouf mengatakan, setiap tahun penyelenggaraan haji dilakukan evaluasi. Sehingga, jemaah bisa mendapatkan pelayanan yang terbaik.

Editor: Anggara Jiwandhana

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler